Pengertian Istilah Tekanan Darah Atas dan Bawah
Sebelum dijelaskan lebih jauh mengenai tekanan atas dan bawah, sebaiknya pahami dulu apa yang dimaksud tekanan darah. Tekanan darah adalah kemampuan jantung untuk memompakan darah ke seluruh bagian-bagian tubuh. Jadi dengan kata lain, jantung dan darah saling memiliki keterkaitan satu sama lain.Tentu sebagian besar dari anda sudah pernah melakukan pengukuran tekanan darah, dimana seorang dokter atau petugas pemeriksa akan menggunakan alat pengukur tekanan darah jenis stetoskop (stethoscope). Setelah pemeriksaan selesai, petugas pemeriksa akan memberikan hasil dari pengukuran tekanan tersebut. Sebagai contoh, jumlah tekanan darah anda yakni 120 per 40. Mungkin sebagian dari anda akan bertanya-tanya mengenai apa yang dimaksud tekanan darah 120/40 tersebut, di bawah ini adalah penjelasannya masing-masing.
Tekanan Atas (Sistolik)
Seperti yang kita ketahui bahwa jantung di dalam tubuh manusia berfungsi untuk memompakan darah, cara kerjanya mirip dengan pompa yaitu menghisap dan membuang/mengalirkan. Ketika jantung mengembang, darah akan mengalir masuk melalui saluran pembuluh darah. Sedangkan saat jantung mengecil atau menekan, maka darah akan keluar atau dialirkan. Begitu jantung membuka/mengembang untuk menghisap darah maka akan menimbulkan detakan. Detakan itulah yang akan diukur tekannya dan hasilnya akan ditetapkan sebagai tekanan darah pertama (sistolik). Seperti itulah cara para petugas kesehatan untuk menentukan tekanan darah sistolik.Tekanan Bawah (Diastolik)
Setelah anda paham mengenai tekanan darah atas/pertama, selanjutnya akan dijelaskan mengenai tekanan bawah/tekanan kedua. Sama halnya dengan tekanan sistolik, ketika jantung menekan untuk mengalirkan darah, maka akan timbul oleh detakan kedua yang seharusnya lebih kecil. Detakan kedua tersebut selanjutnya akan diamati tekanannya oleh pemeriksa melalui alat pengukur tekanan darah dan kemudian menetetapkannya sebagai tekanan darah bawah (diastolik). Bagaiamana, apakah anda sudah paham?Sampai disini saya anggap bahwa anda telah paham mengenai tekanan darah atas dan tekanan darah bawah. Sehingga, bila kita mengamati contoh tekanan darah 120/40, maka yang dimaksud tekanan 120 adalah tekanan ketika jantung membuka dan darah akan masuk, sementara 40 adalah tekanan darah ketika jantung menekan untuk mengalirkan darah.
Dengan memahami penjelasan di atas, maka kedepannya anda tidak perlu bingung lagi mengenai hasil pengukuran yang diberikan oleh dokter kepada anda. Saran saya sebaiknya rutinlah melakukan pemeriksaan tekanan darah karena setiap saat jumlah tekanan darah pada manusia akan berubah-ubah. Hindari keadaan yang dapat memicu meningkatnya adrenalin serta terapkan pola hidup sehat supaya meningkatnya tekanan darah secara berlebih dapat dihindari.

0 Response to "Penjelasan Mengenai Tekanan Darah Atas dan Bawah"
Posting Komentar
Kami sarankan agar berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan isi konten, jangan sertakan link aktif karena akan kami anggap sebagai spam.