Penyakit Kista dan Dampaknya Bagi Wanita

Apabila Anda sering merasa nyeri pada bagian perut, bahkan menjalar ke area perut bagian bawah maka sepatutnya Anda waspada, bisa saja rasa sakit tersebut disebabkan oleh penyakit kista. Penyakit kista umumnya diderita oleh kaum wanita, sehingga artikel ini khusus bagi anda para wanita. Namun bagi laki-laki tidak ada salahnya membaca artikel ini terutama bagi yang telah berkeluarga, terlebih lagi bila anda merasa sulit memperoleh keturunan.

Mengetahui gejala penyakit kista sejak dini dan dampak yang ditimbulkan terhadap sistem reproduksi wanita.

Sekilas Mengenai Penyakit Kista Pada Wanita

Kista diartikan sebagai penyakit yang menyerang organ reproduksi pada wanita. Apabila diamati, penyakit ini berbentuk benjolan yang di dalamnya berisikan cairan kental maupun unsur-unsur lainnya. Selain itu, kista sering juga disebut sebagai penyakit tumor jinak karena untuk menanganinya tidak diperlukan tindakan operasi. Namun perlu juga diketahui bahwa, penyakit ini digolongkan dalam dua jenis sesuai dengan tingkat keganasannya, yaitu:
  1. Kista neoplastik, yaitu jenis kista yang memerlukan tindakan operasi untuk mengangkat benjolan tersebut, namun disesuaikan dengan dampak yang ditimbulkan sdan ukurannya.
  2. Kista non-neoplastik, yaitu jenis kista jinak atau dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 2-3 bulan.
Biasanya para pengidap penyakit kista memiliki riwayat penyakit yang sama dari orang tua, entah itu dari ibu atau nenek. Jadi, penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor genetik/keturunan. Untuk mendiagnosa penyakit kista pada seseorang, maka diperlukan pemeriksaan USG, MRI, CT-Scan hingga pemeriksaan anatomi. Bagi Anda yang merasakan kelainan atau rasa nyeri pada area perut maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan.

Gejala Penyakit Kista

Terdapat beberapa gejala umum yang menandakan seseorang menderita penyakit ini. Di bawah ini merupakan gejala yang sering dialami oleh pasien ketika kista mulai tumbuh pada organ reproduksi mereka, yakni:
  1. Nyeri pada bagian perut bagian bawah.
  2. Kegemukan.
  3. Sirkulasi menstruasi yang tidak teratur.
  4. Rasa sakit pada ketiak saat masa haid.
  5. Rasa sakit pada pinggang bagian belakang.
  6. Pertumbuhan jerawat secara tidak lazim atau berlebihan.
  7. Terjadinya pembesaran pada perut akibat dari benjolan krista yang mengalami pembesaran.
Selain gejala yang telah disebutkan di atas, penyakit kista sering juga ditandai dengan timbulnya rasa sakit saat berhubungan intim, pertumbuhan rambut secara berlebih dan berkurangnya hormon insulin di dalam tubuh. Jadi waspadalah apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti yang telah disebutkan di atas.

Memeriksakan Diri Ke Dokter

Setelah anda mengetahui penyebab dan gejala penyakit kista, dan apabila anda merasakan tanda-tanda tersebut, maka sangat dianjurkan agar memeriksakan diri anda ke dokter. Dengan melakukan pemerksaan maka dapat diketahui apakan anda menderita penyakit kista atau tidak. Biasanya dokter akan melakukan beberapa tes pemeriksaan, seperti:
  1. Tes Darah, yaitu menganalisa kadar protein atau CA-125 pada darah Anda, karena penderita kista biasanya mengalami peningkatan kadar CA-125. Namun perlu juga diketahui bahwa peningkatan kadar C-125 tidak selalu disertai dengan adanya penyakit kista.
  2. Pemerksaan Ultrasonografi (USG), yaitu dengan menggunakan alat untuk mengetahui besar kecilnya kista yang terdapat di dalam tubuh manusia.
  3. Tes Laparoskopi, metode pemeriksaan ini juga menggunakan alat yang dilengkapi dengan lampu dan kamera dengan cara memasukkan alat tersebut ke dalam tubuh manusia. Sebelum metode pemeriksaaan ini dilakukan, dokter akan melakukan pembiusan terlebih dahulu. Dengan menggunakan metode ini, maka dokter dapat mengamati secara langsung rongga panggul dan organ reproduksi di dalam tubuh.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tidak semua penyakit kista memerlukan penanganan medis secara serius, terdapat juga jenis kista yang dapat sembuh dengan sendirinya.

Apakah Penyakit Kista Dapat Menyebabkan Kemandulan?

Penyakit kista yang cukup parah dan dibiarkan tanpa adanya penanganan medis dapat menimbulkan masalah yang lebih serius, terutama bagi sistem reproduksi wanita. Ketika penyakit kista dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan oleh dokter, maka kemungkinan besar akan mengganggu siklus menstruasi bahkan dapat memicu kanker endometrial, diabetes, tekanan darah tinggi dan kanker payudara. Dengan kata lain, penderita yang memiliki penyakit kista yang sudah parah dapat menyebabkan risiko kemandulan. Hal tersebut disebabkan oleh sistem reproduksi yang sudah tidak mampu menyalurkan sel telur dengan baik akibat penyakit kista.

Di bawah ini merupakan video tentang gejala dan dampak buruk penyakit kista terhadap organ reproduksi, berikut videonya:


Untuk menghindari penyakit kista, sebaiknya Anda menerapkan pola hidup sehat terutama dalam memilih jenis makanan, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang berserat. Perlu anda ketahui bahwa makanan berkadar lemak tinggi dapat mengganggu kualitas hormon, selain itu lakukanlah olahraga secara teratur. Dengan demikian penyebab timbulnya penyakit kista dapat diminimalisir.

0 Response to "Penyakit Kista dan Dampaknya Bagi Wanita"

Posting Komentar

Kami sarankan agar berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan isi konten, jangan sertakan link aktif karena akan kami anggap sebagai spam.