Kenali Faktor Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Jantung pada makhluk hidup merupakan salah satu organ yang memiliki peran strategis karena fungsinya sebagai pemompa darah ke seluruh bagian tubuh manusia. Apabila organ ini memiliki kelainan maka tentu saja akan berdampak buruk terhadap kesehatan. Pada bidang kedokteran, penyakit jantung dikategorikan dalam berbagai macam jenis, seperti inflamasi jantung, kardiomiopati, perikarditis (pericardium), penyakit jantung koroner dan lain-lain . Dari berbagai jenis penyakit jantung tersebut, info kali ini akan fokus mengenai penyakit jantung koroner dan faktor penyebabnya karena jenis ini adalah salah satu yang paling banyak diidap oleh masyarakat.

Arteri koroner pada jantung manusia
Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang menyerang pembuluh darah koroner/arteri koroner, dimana pembuluh darah ini berfungsi sebagai saluran tempat mengalirnya darah untuk kebutuhan otot jantung. Bila terjadi penyempitan pada salah satu pembuluh darah tersebut maka dengan sendirinya aliran darah untuk otot jantung akan terhambat atau bahkan terhenti sehingga dapat terjadi serangan jantung.

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Gambar di atas menunjukkan bentuk pembuluh darah koroner (coroner artery), perlu diketahui bahwa semua jenis pembuluh darah dalam tubuh memilik bentuk serupa. Pada gambar dapat dilihat (ditandai dengan tanda panah) bentuk pembuluh darah yang masih normal dan terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan luar, lapisan tengah dan lapisan dalam. Dalam keadaan masih normal, lapisan paling dalam atau disebut endotelium memiliki permukaan sangat halus dan mulus. Tetapi apabila ada efek dari luar tubuh yang masuk seperti asap entah itu secara aktif maupun pasif, atau juga akibat adanya penyakit kencing manis maka lapisan paling dalam tersebut tidak lagi halus seperti pada awalnya karena permukaannya akan mengalami keretakan.

Sebagaimana perannya sebagai tempat mengalirnya darah ke jantung, sehingga dengan adanya retakan pada permukaan lapisan dalamnya maka akan menyebabkan endapan sel darah mati. Hal ini dikarenakan ketika darah mengalir maka akan menyangkut dalam retakan tadi kemudian menumpuk dan menggumpal. Keadaan ini diperparah apabila kita memiliki kolestrol tinggi karena lemak akan ikut menumpuk dan bercampur dengan gumbalan sel darah mati.

Penumpukan lemak maupun sel darah bila terus terjadi dalam kurun waktu yang lama, akan berujung pada penyempitan saluran pembuluh darah. Dengan dimikan tentunya aliran darah yang 100% untuk mengaliri otot jantung hanya 20% saja yang benar-benar mengalir ke jantung. Pada tahapan yang lebih lanjut, apabila terjadi pendarahaan di dalam pembuluh darah maka itu merupakan manivestasi dari serangan jantung koroner.

Faktor Penyebab Tersumbatnya Pembuluh Darah Koroner

Terdapat beberapa faktor risiko penyebab terjadinya penyakit jantung koroner, yaitu:
  1. Faktor dari kebiasaan merokok
  2. Faktor tekanan darah tinggi
  3. Penyakit kencing manis
  4. Kadar kolestrol tinggi

Jika kita amati, keempat faktor ini sangat berkaitan dengan pola hidup manusia, sehingga dengan demikian dapat juga diartikan bahwa penyakit jantung koroner adalah penyakit pola hidup manusia itu sendiri. Tetapi perlu juga diketahui bahwa terdapat salah satu faktor yang tidak dapat diubah hingga saat ini yaitu faktor genetik atau keturunan.

Namun, perkembangan teknologi pada bidang kesehatan juga mengarah pada pengembangan metode penanganan penyakit jantung koroner. Saat ini tengah dilakukan penelitian pada bidang kedokteran khusunya bagian kardiologi, dimana tujuan dari penelitian tersebut yaitu untuk menangani penyakit jantung koroner akibat dari faktor genetik pengidap. Cara kerjanya ialah dengan melakukan manupulasi terhadap genetik atau dalam bahasa kedokteran disebut genetic engineering. Diharapkan agar hasil dari penelitian tersebut kedepannya bisa diterapkan dalam hal pengobatan penyakit jantung koroner akibat dari faktor genetik.

Metode Pemeriksaan Penyakit Jantung Koroner

Ketika kita memiliki gejala seperti sakit pada dada ataupun keadaan tertentu yang dapat memicu timbulnya gangguan pada artery koroner, disarankan agar rutin melakukan pemeriksaan paling tidak tiga bulan sekali. Beberapa metode pemeriksaan yang dianjurkan untuk mendeteksi risiko penyakit jantung ini adalah:
  1. Tes elektrokardiogram (EKG) atau sering juga disebut rekam jantung
  2. Melakukan tes darah
  3. Uji tingkat stres/tradmill
Apabila hasil pemeiksaan menunjukkan adanya penyempitan pada pembuluh darah koroner, sebaiknya lakukan beberapa upaya agar keadaanya tidak semakin parah, seperti misalnya merubah gaya hidup anda dengan rutin berolahraga, mengurangi asupan makanan berkadar lemak tinggi dan tentunya menghindari kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan tersumbatnya artery koroner.

Sekian info kali ini mengenai penyakit jantung koroner, semoga topik dalam artikel ini bisa bermanfaat bagi anda. Saran dari saya ialah terapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan sebaiknya rutinlah melakukan pemeriksaan jantung agar timbulnya masalah pada kinerja jantung dapat diminimalisir.

0 Response to "Kenali Faktor Penyebab Penyakit Jantung Koroner"

Posting Komentar

Kami sarankan agar berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan isi konten, jangan sertakan link aktif karena akan kami anggap sebagai spam.