Kenali Gejala dan Cara Mendiagnosa Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu jenis penyakit yang identik dengan para pria, karena bagian dari organ reproduksi ini hanya dimiliki oleh pria saja. Namun, sebelum dibahas lebih jauh mengenai beberapa gejala dan cara mendiagnosa penyakit ini, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa fungsi dan dimana letak kelenjar prostat tersebut.

Informasi mengenai gejala-gejala dan cara mendiagnosa penyakit kanker prostat

Prostat merupakan kelenjar pada bagian sistem reproduksi yang terdiri dari skortum, penis, testis dan organ-organ reproduksi lainnya. Posisi kelenjar prostat terletak di depan rectum, di samping kandung kemih dan mengelilingi uretra. Lantas apa fungsi kelenjar prostat,? prostat memiliki fungsi sebagai penghasil cairan yang melindungi dan menyuburkan sperma. Saat terjadi ejakulasi, cairan tersebut akan menuju uretra, kemudian mengalir bersama dengan sperma menuju penis dan keluar sebagai air mani.

Gejala-gejala dan Cara Mendiagnosa Kanker Prostat

Kelainan pada kanker prostat umumnya disebabkan oleh kanker, sehingga kelainan tersebut sering disebut sebagai kanker prostat. Menurut data yang dikutip dari WHO, penyakit kanker prostat berada pada urutan kedua sebagai jenis kanker yang banyak diidap oleh para pria. Tidak kurang dari 1 juta pria didiagnosis menderita kanker prosta di seluruh dunia, serta menyebabkan sekitar 300.000 kematian akibat penyakit ini.

Sementara di Indonesia sendiri, menurut data dari IARC (International Agency for Research on Cancer), penderita kanker prostat di Indonesia pada tahun 2012 diperkirakan mencapai 13.600 orang. Dari jumlah tersebut, total kematian mencapai 9000 kasus.

Merunut dari data kedua lembaga kesehatan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kanker prostat sangat mudah diidap oleh para pria, dan jika tidak segera ditangani maka dapat berujung pada kematian. Dengan demikian, alangkah baiknya bila kita dapat mengenali gejala-gejalanya, dan juga mengetahui cara mendiagnosis agar dapat ditangani dengan cepat sebelum berlanjut pada stadium yang lebih parah. Di bawah ini akan diulas masing-masing gejala dan metode untuk mendiagnosis kanker prostat.

Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat ketika baru mulai muncul di dalam tubuh biasanya tidak menimbulkan gejala awal, hal inilah yang membuatnya susah untuk dideteksi sejak awal. Umumnya, tanda-tanda tersebut mulai dirasakan ketika kelenjar prostat telah mengalami pembengkakan dan menjepit uretra atau kandung kemih. Dengan demikian, berarti masalah kesehatan pada organ reproduksi ini akan terdeteksi ketika kanker telah menyebar atau mempengaruhi bagian-bagian reproduksi lainnya.

Gejala akan dirasakan ketika kanker mulai menghimpit kantung kemih akibat pembengkakan prostat. Berikut ini adalh tanda-tanda yang umum dirasakan, yakni:
  1. Timbulnya rasa nyeri pada penis ketika buang air kecil (kencing).
  2. Sering buang air kecil, umumnya dialami saat malam hari.
  3. Menurunnya tekanan air kencing.
  4. Air kencing bercabang, biasanya terjadi saat pertama kali kencing ketika bangun pagi.
  5. Rasa nyeri saat ejakulasi.
  6. Adanya kandungan darah pada urine, hal ini teradi bila kanker prostat sudah dikategorikan parah.
  7. Kaku pada area punggung bagian bawah, hal ini juga terjadi bila kanker prostat sudah parah karena kanker telah menyebar ke area panggul, tepatnya di kelenjar getah bening.

Seluruh gejala kanker prostat di atas bisa saja dirasakan salah satunya, terutama untuk poin 1,2 dan 3. Jadi, jika anda merasakan gejala tersebut, maka sebaiknya lakukan tindakan pengobatan.

Diagnosa Kanker Prostat

Seperti yang telah disebutkan seblumnya, bahwa kanker prostat tidak mudah dideteksi awal kemunculannya. Namun, bila kita mulai mengalami kelainan atau merasakan tanda-tanda akan adanya kanker pada kelenjar prostat, cara mendiagnosa penyakit ini dapat dilakukan dengan beberapa metode dengan bantuan pakar kesehatan.

Berikut adalah 3 metode untuk mendiagnosa kanker prostat, yakni:
  1. Tes darah, metode ini sering juga disebut tes PSA (Prostate Specific Antigen), tolak ukurnya dalam bentuk kadar dengan satuan PSA. Namun, metode pemeriksaan ini tidak spesifik untuk mendeteksi ada atau tidaknya kanker prostat, karena kadar PSA bisa saja dipengaruhi oleh kondisi terentu, misalnya infeksi pada saluran kencing atau peradangan pada prostat.
  2. Pemeriksaan colok dubur (pemeriksaan fisik), metode pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ukuran kelenjar prostat, dan akan dibandingkan dengan ukuran kelenjar prostat yang normal.
  3. Biopsi, yakni metode pemeriksaan dengan cara mengambil sampel dari jaringan prospat dan akan diuji di laboratorium.

Ketiga metode pemeriksaan kanker prostat di atas sebaiknya dilakukan bila anda telah merasakan adanya gejala, atau bahkan bila memliki rimayat keturunan yang juga sebelumnya pernah atau sedang menderita penyakit ini.

Di bawah ini adalah gejala awal serta penyebab kanker prostat pada pria dalam bentuk video, silahkan disaksikan:

Sekian informasi kali ini mengenai beberapa gejala dan cara mendiagnosa kanker prostat pada organ reproduksi. Saran penulis yakni, selalu perhatikan kondisi kesehatan anda, dan rutinlah melakukan pemeriksaan ke dokter agar penyakit seperti kanker prostat dapat diatasi sebelum menjadi semakin parah. 

0 Response to "Kenali Gejala dan Cara Mendiagnosa Kanker Prostat"

Posting Komentar

Kami sarankan agar berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan isi konten, jangan sertakan link aktif karena akan kami anggap sebagai spam.